SEMINAR IKATAN WIDYAISWARA INDONESIA

SEMINAR IKATAN WIDYAISWARA INDONESIA

Semarang — Sebanyak 105 peserta dari 16 lembaga Diklat pemerintah di wilayah Jawa Tengah mengikuti seminar yang diselenggarakan oleh Pengurus Daerah Ikatan Widyaiswara Indonesia (IWI) Jawa Tengah dengan tema utama Pengembangan Diklat Teknis Subtantif di Aula Balai Diklat Keagamaan Semarang, Kamis & Jum’at (22 & 23/6). Kegiatan rutin IWI Jateng tersebut bertujuan untuk meningkatkan profesi Widyaiswara melalui karya tulis ilmiah yang diseminarkan. Kegiatan tersebut dirangkai dengan kegiatan Halal Bi Halal yang diikuti pengurus dan anggota IWI Jawa Tengah.

Dalam sambutannya selaku tuan rumah, Kepala BDK Semarang, H. Ibnu Hasir, S.Pd, M.Pd menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi Widyaiswara adalah sebuah keniscyaaan. “Widyaiswara memiliki posisi strategis untuk turut serta meningkatkan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN). Permen-PAN dan RB Nomor 22 Tahun 2014 Pasal 1 aayat 2 disebutkan, Widyaiswara adalah jabatan fungsional yang mempunyai ruang lingkup, tugas, tanggung jawab, dan wewenang untuk mendidik, mengajar dan/ atau melatih ASN pada Lembaga Diklat Pemerintah. Karena itu, widyaiswaraharus mempunyai kompetensi handal.” Lanjut beliau. Widyaiswara harus memiliki empat standar kompetensi yakni komepetensi pengelolaan pembelajaran, substantive, sosial, dan kepribadian. Kepala BPSDMD Jawa Tengah, Reina Retnaningrum dalam sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa Tradisi akademik yang diwujudkan dalam bentuk penelitian dan penulisan karya tulis ilmiah hendaknya selalu menjadi habituasi di lingkungan Widyaiswara.

16 Lembaga Diklat Pemerintah yang mengirimkan pesertanya pada seminar tersebut adalah BPSDMD Jateng, Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Jateng, BKKBN Jateng, Pusdiklat Minyak dan Gas Bumi Cepu, Balai Diklat Keagamaan Semarang, BPSDMD-TAN Jateng, BPSDMD-NAK Jateng, Balatkop dan UMKM Jateng, BPPTK Jateng di Gombong, Balai Pelatihan Kesehatan Semarang, Udiklat PLN Jateng, BPPP di Tegal, Balai Diklat Kepemimpinan Kemenkeu di Magelang, Balai Diklat BKKBN di Ambarawa, BKPP Kabupaten Banyumas, dan Badan Kepegawaian dan Diklat Kabupaten Sragen.

Adapun pemateri dari Widyaiswara BDK Semarang dan LPMP Jateng. Pemateri Nurul Kamilati dari BDK Semarang menyampakan Pembelajaran Berwawasan Ramah Anak, Pengembangan Kurikulum Diklat Teknis Substantif Kurikulum 2013. Narasumber materi tersebut Prof Koeswinarno selaku Kepala Badan Litbang Semarang. Narasumber selanjutnya Mulida Hadrina Harjanti dari widyaiswara LPMP Jateng. Mulida menyampaikan Pemahaman Kurikulum 2013 Pascapelatihan pada Proses Pembelajaran (Analisis Hasil Supervisi Kurikulum 2013 Jateng tahun 2017). Pemateri lainnya, Wasimin MPd dari widyaiswara LPMP, memberikan materi tentang Implementasi Nilai Karakter dan Keterampilan Abad XXI melalui Proses Pembelajaran pada Bimbingan Teknis Pendidik dan Tenaga Kependidikan di LPMP Jateng.  (H14-45-SMcetak).