Balai Diklat Keagamaan (BDK) Semarang menggelar kegiatan Pemilihan Koordinator Widyaiswara (Korwi) untuk periode 2026–2027. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan sekaligus refleksi atas kinerja Koordinatorat Widyaiswara pada periode sebelumnya. Dalam proses pemilihan tersebut, Rois Mustofa, S.E., M.Ec.Dev. terpilih sebagai Koordinator Widyaiswara yang baru, menggantikan koordinator sebelumnya, Achmad Subkhan, S.H.I., M.S.I.
Kepala BDK Semarang, H. Suyatno, Lc., M.S.I., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kinerja Koordinatorat Widyaiswara periode 2025 yang dinilai berhasil meninggalkan legacy yang membanggakan. Ia menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari kerja kolektif, kebersamaan, serta komitmen seluruh Widyaiswara dalam menjaga profesionalisme. Menurutnya, legacy yang telah dibangun perlu dijadikan teladan untuk terus bergerak menuju perbaikan berkelanjutan dengan mengedepankan konsep kerja yang baik, penguatan budaya mutu, serta perilaku positif yang mencerminkan keteladanan.
Lebih lanjut, Kepala Balai berharap semangat kebersamaan dan profesionalisme yang telah terbangun dapat terus dijaga dan ditingkatkan pada periode kepengurusan berikutnya, sehingga peran strategis Widyaiswara dalam peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan keagamaan semakin optimal.
Sebelumnya, Pengurus Koordinatorat Widyaiswara masa khidmat 2024–2025 menggelar rapat penyampaian Laporan Pertanggungjawaban sebagai penanda berakhirnya masa kepengurusan. Ketua Koordinatorat Widyaiswara, Achmad Subkhan, memaparkan berbagai capaian pelaksanaan rencana kerja selama dua tahun, sekaligus menyampaikan sejumlah rekomendasi untuk kepengurusan selanjutnya, antara lain penguatan Budaya Mutu Widyaiswara serta keberlanjutan program-program yang belum terealisasi.
Sementara itu, Koordinator Widyaiswara terpilih, Rois Mustofa, menyampaikan harapannya agar seluruh Widyaiswara BDK Semarang tetap solid, kompak, dan saling mendukung. Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan program-program yang telah berjalan dengan baik, sekaligus mendorong Widyaiswara agar semakin berperan sebagai pemimpin pembelajaran yang adaptif dan berdampak nyata bagi peningkatan kualitas dalam penyelenggaraan pengembangan kompetensi ASN.
Dengan kepemimpinan baru ini, Koordinatorat Widyaiswara BDK Semarang diharapkan semakin maju, profesional, dan berdaya saing.
Penulis : Muklasin | Fotografer : Reinaldo
Editor : Fandy Akhmad
Sumber :