Balai Diklat Keagamaan (BDK) Bandung melaksanakan kegiatan studi banding ke Balai Diklat Keagamaan Semarang dalam rangka penguatan pembangunan Zona Integritas (ZI) dan pengelolaan Learning Management System (LMS), Senin (29/12). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Smart Class BDK Semarang ini diikuti oleh jajaran pimpinan serta tim teknis dari BDk Semarang dan BDK Bandung.
Rombongan BDK Bandung dipimpin oleh Dr. Firman Nugraha, M.Ag. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk mempelajari secara langsung praktik-praktik baik yang telah diterapkan BDK Semarang, khususnya dalam mempertahankan predikat Zona Integritas serta pengembangan LMS sebagai inovasi layanan pendidikan dan pelatihan. Ia juga menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh tuan rumah.

Sambutan penerimaan disampaikan oleh Kepala Subbagian Tata Usaha BDK Semarang, Hj. Siti Nur Maunah, S.H.I., M.Si. Ia menegaskan bahwa kegiatan studi banding ini menjadi forum belajar bersama untuk saling berbagi pengalaman dan pengetahuan antar satuan kerja di lingkungan Kementerian Agama.
Sesi inti diisi dengan paparan pembangunan ZI oleh Rr. Sri Sukarni Katamwatiningsih, S.Pd., M.Pd. serta pengelolaan LMS BLC oleh Qowi Handiko, S.Pd.I., M.Pd. Diskusi berlangsung aktif dengan pembahasan teknis seputar LMS, penguatan komitmen ZI, dan digitalisasi persuratan melalui aplikasi Srikandi. Kegiatan ditutup pukul 11.30 WIB dengan harapan terjalinnya sinergi dan kolaborasi berkelanjutan antar BDK.
Penulis : Muklasin/Hima | Fotografer : Sarif/Galeh
Editor : Fandy Akhmad
Sumber :